Apa yang Perlu diperhatikan dalam Menyusun Kerangka Presentasi PowerPoint yang Baik

Kamu sering ditugaskan melakukan presentasi? terkadang masih bingung menyusun presentasi materi? Jangan khawatir, Soralearning akan memberi beberapa masukan.
Menyusun presentasi yang efektif dan efisien membutuhkan keterampilan yang harus sering diasah, seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Tentunya sebagian dari Anda tidak mudah mengaplikasikan powerpoint ataupun software lainnya untuk membantu presentasi Anda. Pelatihan inhouse powerpoint menjdi salah satu solusi yang diselenggarakan oleh jasa company profile untuk mengatasi masalah Anda.

Hal yang harus Anda buat untuk presentasi yang efektif dan efisien adalah kerangka presentasi PowerPoint. Dengan membuat kerangka presentasi yang baik, penampilan presentasi sudah bisa dikatakan mendekati kesuksesan. Bagaimana sih cara membuat kerangka presentasi yang efektif dan efisien? Ini dia beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menyusun kerangka presentasi yang baik.
Baca Juga Artikel Terkait:
Bingung Menyusun Kerangka Presentasi? Baca ini!
Apa yang Perlu diperhatikan dalam Menyusun Kerangka Presentasi PowerPoint yang Baik
Perhatikan Hal Ini dalam Menyusun Kerangka Presentasi
Berikut yang harus diperhatikan pada saat membuat materi presentasi adalah
Memilih dan Mengidentifikasi topik
Topik presentasi yang Anda pilih hendaknya disesuaikan dengan perkembangan yang ada saat ini sehingga audiens mudah mengaitkan topik yang Anda sampaikan dengan permasalahan yang ada saat ini. Tentunya disesuaikan dengan bidang Anda masing-masing sehingga kekhasan topik yang Anda berikan tetap membekas di hati para audiens.
Tetapkan tujuan dan analisis audiens
Tujuan dari suatu presentasi adalah membuat audiens memahami tentang topik yang Anda sampaikan bukan? Nah jika tujuannya adalah membuat audiens paham, Anda harus menyesuaikan gaya bahasa dan materi Anda dengan latar belakang audiens. Apakah audiens adalah para profesional di bidangnya, atau orang awam, atau dari berbagai kalangan? Dengan mengetahui audiens yang berpartisipasi dalam presentasi Anda, Anda akan semakin mudah dalam membuat presentasi yang mudah dipahami.
Buka presentasi dengan cara yang unik
Pembuka presentasi biasanya didahului dengan kalimat sapaan. Anda bisa menuliskan nama yang ingin Anda sapa di slide presentasi atau diucapkan secara lisan saja saat Anda melakukan presentasi. Sapaan ini biasanya dikhususkan buat pemateri lain atau orang yang memiliki andil besar dalam acara tersebut atau pejabat yang memiliki kedudukan lebih tinggi.
Tidak semua audiens yang berpartisipasi mengenal Anda dan latar belakang Anda sehingga setelah sapaan, Anda perlu mengenalkan diri Anda secara singkat dan topik yang ingin Anda sampaikan. Akan tetapi hal ini juga tergantung pada konsep acaranya. Terkadang ada seminar yang dipandu oleh moderator sehingga Anda tidak perlu mengenalkan diri Anda secara langsung.
Menyampaikan materi
Materi yang Anda sampaikan hendaknya disesuaikan dengan durasi waktu yang ada. Jangan sampai melebihi durasi waktu yang diberikan karena akan memberikan kesan yang kurang baik. Apalagi jika pemateri lebih dari satu orang, tentunya penyelenggara acara sudah memperhitungkan waktu sedemikian rupa agar acara berlangsung sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.
Sebaiknya latihan dilakukan berulang sebelum dilakukannya presentasi sungguhan. Latihan presentasi ini sangat membantu Anda dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan materi yang Anda siapkan.
Penutup presentasi
Usahakan Anda memberikan penutup yang membuat audiens berpikir kritis sehingga materi yang Anda sampaikan diingat oleh audiens. Di bagian penutup ini, Anda juga bisa memastikan apakah audiens memahami materi atau tidak. Ringkasan materi sebaiknya disampaikan di bagian penutup sehingga audiens dapat mereview apa yang disampaikan dan mengambil kesimpulan. Jangan lupa menyampaikan alamat email atau kontak yang bisa dihubungi oleh audiens. Siapa tahu akan ada kerja sama lebih lanjut yang bisa Anda jalin setelah presentasi berakhir. Ingin memiliki sarana belajar membuat powerpoint presentasi yang baik? Anda bisa bergabung dengan . pelatihan inhouse powerpoint. Dalam pelatihan inhouse powerpoint, Anda akan diajari oleh para profesional dalam membuat presentasi dan cara menyampaikan presentasi yang menarik. Tunggu apa lagi, yuk segera bergabung dengan kami.
Contoh Kerangka Presentasi PowerPoint yang Baik

Presentasi yang efektif memerlukan struktur jelas yang memandu audiens melalui alur pemikiran secara logis. Berikut kerangka komprehensif yang menggabungkan praktik terbaik dari berbagai sumber akademik dan profesional.
Struktur Utama Presentasi
1. Pembukaan (10-15% Waktu)
- Attention Getter: Kutipan, pertanyaan retoris, atau fakta mengejutkan untuk menarik perhatian.
- Pengenalan Topik: Jelaskan subjek presentasi secara singkat dan relevansi bagi audiens.
- Agenda Presentasi: Pratinjau poin utama yang akan dibahas.
2. Isi (70-80% Waktu)
a. Latar Belakang & Konteks
- Jelaskan masalah atau latar belakang penelitian.
- Sertakan data pendukung (grafik/tabel) untuk memperkuat argumen.
b. Poin Utama 1
- Gunakan Rule of Three (3 sub-poin) untuk memecah informasi.
- Contoh: “Strategi Pemasaran: Segmentasi, Targeting, Positioning”.
c. Poin Utama 2
- Kombinasikan teks singkat dengan visual (ikon, diagram alur).
- Hindari paragraf panjang—gunakan poin kunci dengan penjelasan lisan.
d. Poin Utama 3
- Sisipkan studi kasus atau contoh aplikasi praktis.
- Gunakan animasi minimal untuk menekankan progresi ide.
3. Penutup (10-15% Waktu)
- Rangkuman: Ulang 3 poin utama menggunakan visual metaphor (misal: peta jalan).
- Call to Action: Ajakan konkret (misal: “Kunjungi situs kami untuk demo gratis”).
- Sesi Q&A: Sediakan slide terpisah dengan pertanyaan panduan.
Teknik Desain Slide Efektif
- Konsistensi Visual: Gunakan palet warna terbatas (maks 3 warna) dan font seragam (misal: Arial 28pt untuk judul).
- Hierarki Informasi:
- Judul Slide: Bold dan rata kiri.
- Konten: Gunakan inden dan ukuran font progresif (24pt untuk poin utama, 18pt untuk sub-poin).
- Visualisasi Data:
- Grafik batang untuk perbandingan.
- Diagram lingkaran untuk proporsi.
- Infografis timeline untuk urutan peristiwa.
Contoh Alur Slide untuk Presentasi Bisnis
- Slide 1: Judul + Nama tim + Logo perusahaan.
- Slide 2: Statistik masalah (misal: “70% UMNT kesulitan akses pemasaran digital”).
- Slide 3-5: Solusi berbasis 3 poin utama (masing-masing 1 slide).
- Slide 6: Studi kasus sebelum-sesudah dengan foto.
- Slide 7: Rangkuman + QR code untuk mengunduh materi lengkap.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
- Overload Teks: Maksimal 6 baris per slide.
- Animasi Berlebihan: Gunakan hanya untuk menekankan transisi logis.
- Ketidakkonsistenan: Pastikan tata letak seragam di semua slide.
Dengan mengikuti kerangka ini, presentasi tidak hanya informatif tetapi juga memorable. Implementasikan teknik storyboarding6 dan uji coba dengan audiens kecil untuk memastikan alur logis.
Tentang Sora Learning
Sora learning merupakan lembaga penyedia pelatihan yang juga merupakan unit bisnis dari PT Sora Kreatif Indonesia, jika ada kebutuhan training, jangan sungkan hubungi kami di nomor 0812 8905 030
Sora learning menyediakan berbagai macam training. untuk pengembangan kemampuanmu, sora learning menyediakan pelatihan seperti pelatihan desain, pelatihan public speaking, pelatihan business management, pelatihan microsoft excel, pelatihan microsoft powerpoint dan lain sebagainya. cek jadwalnya disini
Jika kamu memiliki kebutuhan khusus mengenai materi tertentu diluar dari pelatihan yang ada, sangat bisa didiskusikan terlebih dahulu dengan tim kami. kami akan dengan senang hati mencari solusi dari kebutuhanmu

